|
|
comments (0)
|
Enam tahun yang lalu, aku mendapat pengalaman yang begitu berharga dalam hidupku
Tak semua orang beruntung bisa mendapatkan pengalaman itu
Di usia 15 tahun, aku belajar tentang tanggungjawab sebagai seorang kakak dan juga anak sulung di keluarga
Setelah bertahun-tahun tak pernah sakit dan selalu terlihat kuat,
Malam itu ayahku sakit dan mau tidak mau harus menginap di rumah sakit dalam waktu yang belum ditentukan
Saat itu aku dan adikku satu-satunya tengah sama-sama mempersiapkan diri untuk mengikuti UNAS
Dengan kejadian itu mau tak mau ibuku harus 24 jam stand by menemani ayahku
Lalu bagaimana dengan rumah?dengan adik?
Saat itu pula akulah yang harus menggantikan posisi ibu di rumah
Memang tidak secara finansial,
Tapi saat itu juga, di tengah hiruk pikuknya persiapan UNAS
Aku hanya berdua dengan adikku dirumah, aku harus menggantikan posisi ibuku dirumah
Mulai dari yang biasanya hanya "membantu", kini benar menjadi tanggungjawabku
Dari hari itu, aku menjalani sendiri ujianku
Di malam hari saat adikku menangis karena tidak ada ayah dan ibu dirumah, aku lah yang harus menguatkan dirinya
Meski aku pun menangis dan sedih...
Selesai aku UNAS, ayahku pulang....
Semua terasa terbayar...Tapi sayang, menjelang UNAS adikku, ayahku kembali masuk ke rumah sakit untuk kedua kalinya
Ya, aku tak menyangka adikku di usianya yang masih 12 tahun harus menghadapi hal yang sama denganku
Di malam hari, hanya aku dan Allah SWT saja yang tahu bagaimana ia menangis dan setiap sholat dan doanya
Tiga hari UNAS berlalu, dan ayahku pun keluar dari rumah sakit
Never mind..setelahnya kondisi ayahku terus membaik, dan kehidupan keluargaku mulai kembali normal
Tapi yang menjadi masalah kemudian adalah finansial...
Di tengah semua kondisi dan keadaan saat itu, aku menyadari aku harus kuat untuk mereka
Ibuku tak mungkin berdiri tanpa sandaran yang kokoh dan adikku tak bisa bangkit tanpa tiang penyangga
Ayahku pun tak akan pulih tanpa dukungan dari kami semua
Dan pilihanku adalah menjadi kuat dan sebisa mungkin membantu finansial keluarga
Meskipun yang bisa kulakukan saat itu hanyalah belajar berjualan baju dengan membantu ibu berjualan baju di rumah
Ya....itu adalah jalan hidupku...dan aku menerimanya, karena aku percaya Allah SWT sayang padaku
Tiga tahun setelah ayahku sakit, kondisi keluarga kami sangat jauh membaik
Ayahku sudah bisa bekerja kembali, dan jualan baju ibuku tetap berjalan dengan lancar
Adikku pun sudah kembali menjadi remaja seperti dirinya dulu...
Ya...Allah SWT menunjukkan padaku bahwa selalu ada jalan-Nya untuk setiap cobaan yang diberikan...dan aku, aku sudahmembuktikan dan merasakannya sendiri:)